Selasa, 03 Maret 2009
MYSTERIUOS OF LOVE
Sebenarnya kalau kita ngomongin tentang cinta tidak akan pernah ada habis-habisnya. Sebab cinta ada sejak manusia dilahirkan ke dunia oleh tuhan. Cinta merupakan anugerah Tuhan yang paling mulia dibandingkan yang lain. Tuhan menciptakan makhluknya dengan cinta, karena cintalah manusia ada.
Kehadiran cinta di mata manusia tidak dapat ditolak lagi. Cinta adalah ruh manusia. Ruh yang menggerakkan manusia untuk berkehendak, berkomunikasi, bertetangga, dan bahkan berhubungan. Maka jika ruh itu hilang, manusia tidak lagi dibimbing oleh kasih sayang. Sehingga manusia tersebut hanya dirasuki oleh hasutan Syetan, yakni kebencian, kesombongan, kedurhakaan dan lain-lain.
Cinta bukanlah nafsu dan cinta bukanlah dosa yang dibebankan oleh Tuhan kepada manusia. Tapi, cinta adalah anugerah yang diberikan kepada setiap insan. Sebab tak ada ajaran manapun yang melarang umatnya untuk saling mencintai dan menyayangi. Karena cintalah umat manusia bisa hidup bersandingan dengan damai. Mungkin inilah secuil jawaban dari uraian dan pertanyaan-pertanyan di atas.
Memang cinta itu juga bisa jadi pemotifator dari setiap langkah manusia. Saya selalu terpana dengan cinta. Membuat fikiran ini dengan susah payah membayangkan seorang Abu Bakar yang tiba-tiba berlari kesana-kemari. Kadang kedepan, kesamping lantas tiba-tiba kebelakang Rasullah. Saat itu mereka sedang dalam perjalanan hijrah menuju Madinah. Di belakang, orang-orang Quraisy mengejar, bermaksud membunuh Nabi Muhammad SAW. Tentu saja sang Nabi terheran-terheran. Beliau pun bertanya dan dijawab oleh Abu Bakar, bahwa ketika ia melihat musuh ada di depan, Abu Bakar lari kedepan. Jika ia melihat musuh ada di belakang, maka Abu Bakar pun lari kebelakang. Dan seterusnya. Abu Bakar siap menjadi tameng buat Rasulullah. Agar jika ada musuh menyerang, ialah yang lebih dulu menerimanya. Itulah Mahabbah (Cinta) seorang sahabat terhadap Rasulullah.
Sama seperti ketika mereka akhirnya kecapean dan menemukan sebuah gua. Abu Bakar melarang Rasulullah masuk sebelum ia mebersihkan terlebih dulu. Saat membersihkan, Abu Bakar melihat 3 buah lubang. Satu lubang ia tutup dengan sobekan kain bajunya, lalu yang dua ia tutup dengan ibu jari kakinya. Rasulullah pun tidur di pangkuan Abu Bakar. Pada saat itulah Abu Bakar merasakan kesakitan yang luar biasa. Ia digigit ular. Namun ia tidak ingin mau membangunkan Rasulullah dan terus menahan sakit hingga air matanya menetes. Tetesan itu menimpa Rasulullah dan terbangunlah beliau. Berkat mukjizat Rasulullah, sakit itu pun berhasil disembuhkan. (sumber, A’ berkas2 cahaya kenabian A’, Ahmad Muhammad Assyaf ).
Dari uraian-urain di atas dapat kita simpulkan bahwasanya cinta itu ada 2 macam. Pertama ada cinta Negatif dan ada pula cinta positif. Cinta negatif adalah cinta yang terlahir dari syahwat yang menyebarkan kemudharatan. Sedangkan cinta positif adalah cinta yang frame-framenya adalah karena Allah, cinta kepada Allah sebagai cinta yang hakiki. Sedang cinta kepada selain Allah dilaksanakan dalam rangka ketaatan kepada Allah. Kunci yang paling utama yang harus dilaksankan ialah Hati harus ditundukkan, jika hati telah ditundukkan maka akan bisa kita kendalikan, jika hati terkendali, yakin dech, seluruh jasad dan akal kita pun akan mampu selaras dengan sang panglimanya tersebut. Amin…………….!!!!!
BY: MIFTAX
Senin, 09 Februari 2009
KATA SAYANG,,,,,
Mengapa kata sayang slalu dijadikan alasan untuk melepaskan seseorang walaupun dia masih menyayanginya,,??
apakah itu dinamakan sayang,,??
mengapa harus ada kata berpisah kalau masih ada rasa itu,,??
kenapa harus mengorbankan rasa sayang itu,,??
d’1 pihak ada rasa sayang yang begitu besar & tulus namun dipihak lain ada rasa sayang yang begitu besar & tulus juga tapi diselimuti oleh ketakutan akan tidak bahagianya orang yang bersamanya,,??
kenapa rasa itu selalu dijadikan alasan untuk berpisah disaat org yang mencintainya benar2 tulus menyayanginya,,??
KENAPA,,,???
ADA APA,,,???
MENGAPA,,,??
MungKinkah Kta syang itu yang Hrus selalu Dijadikan obaT penawar dari seTiaP iNsan.....
Padahal kalAu kita berfikiran jernih dan selaLu menatap UntuK masa depan kita tidak akan termakan oleh kata2 sayAng....sayang yang sebenarnya hanyalah dimiliki oleh kedua orang tua kita, guru-guru kita....selain hal itu mUngkin gak ada kata sayang yang tulus dari lubuk hati yang terdalam.......sadarlah wahai saudara-saudara-Q, anak didik-Q.....tataplah untuk masa depan kalian yang lebih baik......jangan hiraukan gangguan2 dari luar....itulah racun yang akan menghancurkan kalian secar pelan2, sedikit demi sedikit.....
thank's semuanya.......cobalah sekali lagi berfikiran secara jernih....
MusiBah Antrokan
mugkin juga musibah tersebut memberikan teguran yang sAaAAAaaaaAngat bEsar bagi SegenAp guru2 pengajar di Smp, SmA, maupun Smk nuris.........sejauh mana sich guru2 Nurul islam Mendidik Anak Didiknya........???????
itulah menjadi pekerjaan Rumah bagi Kita semua meSkipun kita juga bukan guru.......!!!!!!
sekali lagi aMbillah manfaat dari kejadian yang trgais itu, mudah2an itu pertama dan yang terakhir kalinya.......bangkitlah wahai anak bangsa...bangunlah Pondok Pesantren Nurul Islam Lebih baik dan lebih maju untuk mensejahterahkan Umat, bangsa dan negara. kalian adalah pemegang tongkat Islam dan Negara tercinta Indonesia raya.
Jumat, 27 Juni 2008
Kehidupan Pondok Pesantren Nurul Islam
Kabupaten Jember memiliki luas wilayah 3.293,34 km2 atau 329.333,94 ha. Dari segi topografi sebagian Kabupaten Jember di wilayah bagian selatan merupakan dataran rendah yang relatif subur yang biasa untuk pengembangan tanaman pangan, sedangkan di bagian utara merupakan daerah perbukitan dan bergunung-gunung yang relatif baik bagi pengembangan tanaman keras dan tanaman perkebunan.
Kilas Sejarah
Pesantren ini didirikan pada tahun 1981. Berdirinya pesantren ini bermula setelah KH. MuhyiddinAbdusshamad menikah dan setahun kemudian pindah dari JL. Bromo, Jember ke Antirogo dengan maksud memanfaatkan lahan pertanian yang diwariskan orang tua dengan luas tanah sekitar 5 Hektar. Dengan tanah seluas itu, atas permintaan dari masyarakat, maka perlahan-lahan mulai didirikan pesantren atau sekolah pada tahun 1983. Mula-mula mereka mendirikan SMP. Karena pada waktu itu belum punya gedung sendiri, maka untuk kegiatan proses belajar mengajar, mereka melakukan kerjasama dengan sejumlah pendidikan Sekolah Dasar yang berdekatan dengan tanah mereka. Mereka diberi pinjaman ruang kelas untuk kelangsungan proses belajar mengajar. Kerjasama juga dilakukan dengan teman-teman yang dari Persis yang mendirikan sekolah SMP Al Furqon. Melalui kerjasama yang dibangun dengan sekolah al-Furqon, maka SMP yang dirikan pada waktu itu adalah kelas jauh dari SMP al-Furqon, Jember. Mereka juga melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah lain, misalnya, Muhammadiyah.
Sekolah SMP yang mereka dirikan letaknya di pinggiran kota Jember, dan jalanan menuju ke sekolah waktu itu sangatlah sulit, karena jalanan belum diaspal dan jembatan yang ada tidak mungkin dilalui dengan sarana transportasi, sehingga sarana komunikasi menuju kota sangatlah sulit. Namun, setelah tahun 1986/1987, kesulitan-kesulitan itu berangsur-angsur mulai membaik, karena jalan-jalan menuju kota sudah diaspal, jembatan dibangun, sehingga komunikasi semakin lancar, maka sekolah kami lama-kelamaan dikenal masyarakat luas. Mereka mulai mendapat murid-murid yang datang dari berbagai daerah di Jember. Sebagian kecil murid-murid SMP ini tinggal di pesantren dan sebagian besar pulang ke rumah.
Dengan adanya semanngat dari pengurus ponpes. Nuris Jember untuk memcerahkan dan membimbing para santri Nuris Jember dalam hal tulis menulis maka ponpes. Nuris Jember membuat suatu majalah di mana nantinya majalah tersebut bisa dipublikasikan ke luar pondok yang dihasilkan oleh tangan-tangan kreative para santri pondok pesantren nurul Islam itu sendiri.
kami dari kru MAJALAH NURIS mengharapkan sumbangsih,dukungan, kritik dan saran dari sobat-sobat santri khususnya untuk memajukan majalah kita ini yang nantinya bisa bermanfaat bagi kita, kaum muslimin wal muslimat, n bagi keselamatan negara kita. Amiiiiiiiiiiiiiin yaa rabbal aa'lamiin.
